Makanan Korea / Apa Itu Sundae? Isi, Jenis, dan Cara Menikmatinya
Sundae adalah makanan Korea yang dibuat dengan mengisi selongsong, sering berupa usus, dengan berbagai bahan lalu merebus atau mengukusnya. Sundae babi yang umum di kedai jajanan memiliki selongsong kenyal dan isi seperti soun serta darah, disajikan dengan garam atau saus. Isi berbeda menurut daerah dan jenis; versi yang banyak soun tidak mewakili semuanya.
Memahami selongsong dan isinya
Sundae babi biasa menggunakan usus babi yang dibersihkan dan diisi sebelum dimasak. Isinya dapat berupa soun, seonji, beras ketan, dan sayuran; perbandingannya mengubah penampang dan tekstur. Seonji adalah darah hewan yang digumpalkan sebagai bahan makanan dan memberi warna gelap pada banyak isian sundae.
Korea Tourism Organization tentang sundae menjelaskan usus babi yang diisi darah, soun, tauge, kol, dan beras ketan. Kedai jajanan sering menonjolkan soun, sedangkan restoran khusus dapat menawarkan isi dengan lebih banyak sayuran atau darah.
Selongsong menjaga isi tetap menyatu dan memberi kekenyalan. Isi yang banyak soun menonjolkan tekstur mi; lebih banyak sayuran atau beras dapat menghasilkan isi yang lebih lembut dan padat. Sundae memiliki beragam selongsong dan isi, bukan sekadar sosis berisi daging cincang.
Mengapa aroma dan teksturnya berbeda?
Cicipi satu potong kecil sebelum menambahkan garam atau saus. Isi mungkin sudah berbumbu, dan bawang putih, jahe, atau perilla memberikan aroma berbeda. Tidak semua sundae memiliki aroma jeroan yang sama kuat, tetapi tidak semuanya tanpa aroma tersebut.
Bagian luar bisa kenyal sementara isi melunak atau terurai menjadi helai mi. Biarkan cukup dingin dan kunyah perlahan untuk membedakan selongsong dari isinya. Penampang juga menunjukkan apakah isinya didominasi soun atau padat sayuran dan biji-bijian.
Jika langsung dicampur dengan saus kuat, rasa asli lebih sulit dibedakan. Bandingkan satu potong tanpa bumbu dan satu yang dicelup sedikit garam sebelum mencoba saus lain. Jika belum terbiasa dengan aroma atau teksturnya, mulai dari porsi kecil.
Sundae soun, Byeongcheon, dan cumi
Ensiklopedia Kebudayaan Korea tentang sundae, dalam bahasa Korea, mencakup versi usus sapi atau babi dan versi ikan atau cumi. Prinsip mengisi dan memasak sama, tetapi bahan luar dan campuran isinya dapat sangat berbeda.
| Jenis | Ciri utama | Yang dibedakan |
|---|---|---|
| Sundae babi banyak soun | Soun kenyal dan selongsong tipis | Darah, sayuran, dan bahan lain dalam isi |
| Sundae Byeongcheon | Usus kecil babi berisi sayuran dan darah | Jumlah soun dan campuran berbeda tiap toko |
| Pi-sundae | Darah menonjol dalam isi dan rasa | Sayuran, biji-bijian, dan bahan aromatik pendamping |
| Sundae cumi | Badan cumi diisi lalu dimasak | Tekstur cumi dan bahan isi |
Sundae Byeongcheon berkaitan dengan wilayah Byeongcheon di Cheonan, Chungcheong Selatan. Entri ensiklopedia tentang Byeongcheon sundae menjelaskan sayuran dan darah dalam usus kecil serta cara yang memakai sedikit soun atau tidak sama sekali. Namun, tanpa soun bukan satu-satunya formula yang benar.
Sundae cumi memakai badan cumi sebagai bagian luar sehingga teksturnya berbeda dari versi babi. Nama sundae tidak menjamin babi atau darah digunakan dengan cara yang sama. Jika menghindari bahan tertentu atau mencari rasa tertentu, tanyakan isinya.
Hati dan jeroan pendamping adalah bagian terpisah
Kedai jajanan dapat menyajikan hati babi matang atau bagian lain di samping irisan sundae. Hati adalah pendamping terpisah, bukan isi yang terlihat di dalam selongsong; teksturnya padat dan agak rapuh, berbeda dari isi soun. Meski sepiring, rasa dan teksturnya berbeda.
Beberapa toko menawarkan pilihan dengan jeroan atau sundae saja, tetapi tidak semuanya sama. Jika tidak menyukai hati, minta untuk tidak disertakan saat memesan; tanyakan juga jika menginginkan bagian lain. Lebih mudah menyampaikan sebelum piring disiapkan.
Jika tidak mengenali jeroan matang, tanyakan kepada penjual dan coba sedikit. Selongsong sundae babi sendiri berupa usus, jadi meniadakan jeroan pendamping tidak membuatnya bebas bahan hewani.
Garam, saus, dan tteokbokki
Garam dapat dicampur bubuk cabai atau merica; beberapa tempat menyediakan ssamjang, pasta berbumbu, atau chojang, saus pasta cabai yang asam. Cara makan berbeda menurut daerah, toko, dan selera; tidak ada satu saus yang wajib benar. Celup sedikit agar rasa isi tetap terasa dan jumlah bumbu terkendali.
Sebagai jajanan, Anda dapat memesan tteokbokki (bahasa Inggris) dan mencelup sundae ke saus merahnya. Coba satu potong dengan sedikit saus, bukan langsung menuangkan seluruh sundae. Rasa manis-pedasnya berbeda dari garam saja.
Beberapa potong sundae berisi soun atau ketan berbeda tingkat mengenyangkannya dari sepiring penuh. Jika memesan tteokbokki dan gorengan juga, pertimbangkan jumlah seluruh makanan. Sajikan sundae dan jeroan terpisah saat pertama mencoba agar rasa masing-masing mudah dibedakan.
Sundae iris, sup sundae, dan sundae tumis
Sundae iris memperlihatkan tekstur selongsong dan isi secara langsung. Sundae-guk adalah sup dengan sundae, daging atau jeroan dan nasi; kuah dan perbandingan isinya berbeda. Tanyakan apakah hanya berisi sundae atau juga daging dan jeroan.
Sundae-bokkeum menumis sundae dan sayuran dengan bumbu. Ada versi saus merah dan versi yang menonjolkan perilla, jadi sundae yang ringan tidak menjamin tumisannya tidak pedas. Tentukan apakah Anda ingin makan sup, irisan, atau tumisan berbumbu.
Untuk pesanan pertama, periksa jenis sundae, apakah hati atau jeroan disertakan, dan sausnya. Isi dan cara makan yang beragam memungkinkan Anda membandingkan sundae kedai jajanan dengan versi daerah.






