Makanan Korea / Apa Itu Tteokguk? Kue Beras, Kuah, dan Tradisi Tahun Baru
Tteokguk adalah sup Korea berisi irisan tipis kue beras yang direbus dalam kaldu dan diberi topping seperti daging atau telur. Kue berasnya lembut dan kenyal, disajikan bersama kuah hangat; hidangan ini dikenal sebagai makanan Seollal, Tahun Baru Imlek Korea. Kaldu sapi, tulang sapi, atau teri serta tambahan pangsit membuat karakter tiap mangkuk berbeda.
Kue beras dalam sup ini bukan makanan penutup manis
Irisan putih yang umum dipakai berasal dari garaetteok, kue beras berbentuk silinder panjang yang dibuat dari beras nonketan lalu diiris tipis menyerong. Kue ini tidak manis seperti penganan berisi gula atau kacang merah; rasa berasnya yang ringan berpadu dengan kuah. Istilah tteok mencakup banyak makanan, sehingga kue untuk sup perlu dibedakan dari camilan manis.
Entri garaetteok dalam Ensiklopedia Kebudayaan Korea, dalam bahasa Korea, menjelaskan penggunaan kue panjang ini dalam tteokguk dan tteokbokki. Irisan tipis mudah diambil dengan sendok, sedangkan potongan yang lebih tebal atau panjang memberi kunyahan lebih besar.
Kekenyalannya bergantung pada ketebalan, penyimpanan, dan lama berada dalam kuah. Saat baru disajikan, bagian luar dapat lembut dengan tengah yang masih elastis; semakin lama di dalam kuah, kue menyerap cairan dan melunak. Setiap potongan tidak selalu memiliki tekstur yang sama sepanjang waktu.
Bagaimana kaldu dan topping mengubah rasa?
Kaldu sapi memberikan dasar gurih pada kue beras. Kaldu tulang sapi dapat tampak putih keruh dan terasa lebih kaya, sedangkan kaldu teri atau makanan laut memberi aroma berbeda. Pengantar tteokguk dari Korea Tourism Organization juga menyebut variasi kaldu daerah, termasuk teri selain sapi.
Topping menambah rasa dan tampilan. Contohnya daging sapi matang, irisan tipis telur dadar yang disebut jidan, rumput laut kering, dan daun bawang. Telur juga dapat dikocok langsung ke kuah; tidak terlihatnya irisan telur tidak membuktikan bahwa sup bebas telur.
Kuah bening masih dapat menggunakan kaldu sapi, sementara kuah putih tidak selalu mengandung susu. Jika menghindari bahan tertentu, periksa kaldu dan topping secara terpisah. Saat meminta telur atau daging ditiadakan, tanyakan pula apakah bahan tersebut sudah ada dalam kaldu yang disiapkan.
Tteokguk, tteok-manduguk, dan manduguk
Ketiganya dapat menggunakan kaldu yang sama, tetapi isi dan teksturnya berbeda. Pangsit menambah rasa kulit dan isi, jadi pilih berdasarkan apa yang ingin Anda makan, bukan sekadar menganggapnya tambahan porsi.
| Menu | Isi utama | Kapan memilihnya |
|---|---|---|
| Tteokguk | Irisan tipis kue beras | Untuk menikmati kekenyalan kue dan kuah |
| Tteok-manduguk | Kue beras dan pangsit | Untuk mencoba kedua tekstur |
| Manduguk | Pangsit | Untuk menikmati kulit dan isi pangsit |
| Joraengi-tteokguk | Kue beras kecil dengan bagian tengah menyempit | Untuk bentuk dan kunyahan yang berbeda dari irisan oval |
Joraengi-tteokguk berkaitan dengan wilayah Kaesong. Ensiklopedia Kebudayaan Korea menggambarkan kue berbentuk kepompong dengan bagian tengah berlekuk. Daripada menganggap satu cerita asal bentuknya sebagai sejarah pasti, Anda dapat menikmati bentuk dan teksturnya terlebih dahulu.
Jika memilih tteok-manduguk, perhatikan perbedaan isi mandu daging dan kimchi (bahasa Inggris). Walau kuah tampak bening dan ringan, rasa saat menggigit pangsit kimchi bisa berbeda.
Apa makna makan tteokguk saat Seollal?
Di Korea, tteokguk adalah makanan Seollal yang dibagikan untuk menyambut tahun baru. Hidangan ini berkaitan dengan keluarga yang berkumpul, termasuk ungkapan bahwa seseorang bertambah satu tahun setelah memakannya. Ungkapan itu bagian dari budaya tahun baru, bukan cara menghitung usia sebenarnya berdasarkan jumlah mangkuk.
Entri ensiklopedia tentang tteokguk menjelaskan bahwa awal pasti kebiasaan Seollal ini tidak diketahui, sementara catatannya ada dalam dokumen kebiasaan musiman akhir Dinasti Joseon. Menyebutnya makanan lama tidak berarti waktu penciptaannya dapat dipastikan.
Kue putih dan garaetteok panjang kadang dikaitkan dengan awal baru atau harapan umur panjang, tetapi tidak semua keluarga memaknainya sama. Sup ini juga dapat dimakan di rumah atau restoran di luar Seollal, bukan hanya saat hari raya.
Cara menikmati kue beras dan kuah panas
Ambil beberapa irisan bersama kuah dan biarkan agak dingin. Irisan tipis yang bertumpuk pun dapat menjadi suapan besar, jadi jangan mengambil terlalu banyak sekaligus. Jika rumput laut atau lada disediakan terpisah, cicipi kuah dahulu lalu tambahkan sedikit demi sedikit.
Bagian dalam pangsit bisa terasa lebih panas daripada luarnya. Pindahkan ke piring kecil dan bagi untuk melihat isinya sekaligus mengatur suhu. Jika sulit mengambil kue dan pangsit bersamaan, gunakan sendok untuk kue dan sumpit bersama sendok untuk membagi pangsit.
Kue beras sudah menjadi sumber karbohidrat utama, jadi nasi tambahan tidak wajib. Periksa jumlah kue dan pangsit sebelum memesan nasi. Saat makan perlahan, kue menyerap kuah dan teksturnya dapat berubah dari awal hingga akhir.
Pilih kaldu dan isi secara terpisah
- Kaldu: Apakah menggunakan sapi, tulang sapi, teri, atau bahan lain?
- Isi utama: Hanya kue beras atau juga pangsit?
- Topping: Tanyakan tentang sapi, telur, dan rumput laut serta sampaikan kebutuhan makan Anda.
- Porsi: Pertimbangkan jumlah kue, pangsit, dan nasi yang termasuk sebelum menambah menu.
Pilih tteokguk dasar untuk berfokus pada kue beras, atau tteok-manduguk jika ingin pangsit juga. Berbeda dari tteokbokki dengan saus merah (bahasa Inggris), tteokguk menonjolkan perpaduan kue beras dan kuah. Bentuk potongan serta cara memasak mengubah pengalaman meskipun bahan dasarnya sama-sama beras.






